Antara Tukang Tambal Ban Dan Kejujuran
Posted by earfun on October 12th, 2008Beberapa minggu ini merupakan hari dimana aku banyak mendapatkan musibah, mulai dari korban tabrak lari, pendarahan pada gusi akibat tabrakan dan hari ini tepatnya, kedua kakiku bengkak akibat jalan kaki terlalu lama hanya untuk mencari tukang tambal ban. Disinilah awal kisahku hari ini, setelah memakan waktu hampir setengah jam berjalan kaki sambil menggandeng namanya motor, akhirnya ketemu juga sama tukang tambalnya. Apes bener kataku dalam hati hari ini, apa yang aku rencanakan siang ini gagal, mulai mau ngajak doi jalan - jalan sampai mau ke salon untuk potong rambut. Kemudian tukang tambalnya bertanya, ini ban dalamnya udah parah banget tuk ditambal, trus gimana bagusnya kataku, ya musti di ganti kata tukang tambalnya, brapa harga ban dalamnya paman kataku, 35ribu dan udah termasuk ongkos pasang kata paman penambal bannya, waduh mahal banget paman, ya mau gimana lagi katanya, paman hanya untung cuma 2ribu perak katanya, dalam hati aku berpikir, merk ban dalamnya aja gak terkenal, koq malah mahal pikirku, biasanya kalau aku beli merk yang terkenal, paling - paling cuma 20rb aja, tapi mau gimana lagi pikirku, tukang tambalnya aja cuma ada satu - satunya aja disini, terpaksa dengan hati yang sedikit mengikhlaskan untuk menerima tawaran yang tidak bisa di tawar lagi oleh pamannya dan di kerjakanlah proses pergantian ban dalamnya.
Singkat cerita setelah aku selesai menambal bannya dan mau melanjutkan pulang kerumah, tiba - tiba di tengah jalan aku merasa agak goyang jalan motorku ini pikirku, trus aku stop dan mulai memperhatikan langsung ke arah ban belakang yang di tambal tadi, wow betapa kaget rasanya hati, hampir - hampir mau meledak aja untuk memuji - muji kerjaan tukang tambal tadi, ternyata malah ban dalamnya mulai mengempis, wah bahaya ni kataku, tapi di sini aku mulai mendapatkan keajaiban, mataku yang semula lirik sana sini, akhirnya mulai terfokus pada satu arah, yup tidak salah lagi pikirku, dealer resmi motorku, langsung aja aku kesana hendak beli yang namanya ban dalam, dan sungguh fantastic, harga ban dalamnya cuma 21ribu, gila pikirku tukang tambal tadi, mencari banget sama kesempitan di atas kesempatan (kebalik ya) orang. Lalu aku bertanya sama salesnya menjual ban dalam tadi, mba klo mau ganti ban dalam yang bagus dimana ya, trus dia jawab, sebenarnya di tempat kami bisa, cuman berhubung hari ini hari libur jadi kami tutup untuk layanan service katanya, trus disekitar sini gak ada mba tanyaku, ada sich cuman agak jauh di pertigaan jalan, kira - kira 500meter dari sini. Lalu mulai lah aku melanjutkan perjalananku ke sana, syukur motornya masih bisa untuk di kendarai, seandainya gak bisa di tunggangi, pingsan mungkin aku kecapean di buatnya.
Sampai juga akhirnya kataku, waktu pertama sich sempat bengong, ni tempat tukang tambal apa tempat barang rongsokan pikirku, habis banyak banget perlengkapan rumah yang terbuat dari besi ngumpul di tempat ini, trus di tambah lagi gak ada yang jagain tempatnya, bingung sich, tapi akhirnya datanglah seseorang dengan senyum manis bertanya padaku, mau tambal ban katanya, iya kataku (dengan nafas tersendat sendat karena kecapean), ech bukan paman kataku lagi, cuma mau ganti ban dalam aja kataku, trus kata pamannya lagi, tolong agak ketempat tinggi sebelah sini katanya. Kemudian mulailah dia bergerilya mencari alat perlengkapan penambalannya, di bongkarlah ban belakangku tadi, dan ia berkata lagi, ternyata ban dalam ku ini CUMI (Cuma Miris), bisa aja becanda kataku sama paman tambalnya, trus dia bertanya, beli dimana ban dalam ini, merk murah, jadi sering miris katanya, kemudian aku ceritakan dengan seksama dan dalam tempo sesingkat - singkatnya sama paman tambal tadi. Habis ketipu kamu katanya, ya mau gimana lagi kataku, trus kemudian dia mulai menceritakan awal karir hingga cara - cara menambal ban yang benar, jujur banget nich pikirku paman tambal satu ini. Walaupun sudah tua, cara kerjanya sangat teliti dan terampil, mungkin karena sudah berpengalaman cukup lama pikirku. Dia kembali bercerita tentang sebuah kejujuran dalam ilmu penambalan, katanya sich klo mau jadi penambal ban itu musti memiliki sifat jujur, klo lubang bocornya cuma satu, ya di bilang satu aja, jangan di bilang banyak, berat pertanggungjawabannya di akhirat nanti. Hidup itu walaupun susahnya minta ampun, akan tetap indah aja di jalani, asal kita jujur dan ikhlas katanya. Tertegun aku mendengarnya, aku berpikir walaupun pekerjaan paman ini berat dan melelahkan, tetap aja dia senyum tanpa mengeluh tentang jalan hidupnya. Selesai juga akhirnya, kemudian aku tanya, berapa paman? cuma 5ribu aja katanya (murah bangetkan), kemudian aku kasihkan ******ribu dan aku berkata, uangnya gak usah dikembalikan, trus dia bilang kebanyakan, trus aku sela lagi kata - katanya, gak papa paman, sambil berterima kasih sama pamannya, aku kembali fokus pulang kerumah dulu sebelum mau menghadiri pertemuan dengan Komunitas Blogger Banjar. Sampai dirumah dan sampai aku menulis posting ini, aku berpikir bahwa masih banyak aja orang yang jujur di dunia ini, menurutku kejujuran itu paling sulit di lakukan dan penuh tantangan untuk dilalui, tapi paling susah banget untuk jujur sama diri sendiri, menurut teman - teman yang baca ini gimana ???
Tags: Aja, Arah, Banget, Dimana, Gusi, Hari Ini, Jalan Kaki, Kataku, Kejujuran, Kerjaan, Komunitas Blogger Banjar, Koq, Korban, Malah, Motorku, Mulai, Musibah, Pendarahan, Rambut, Sambil, Terkenal
“Reserved for later”
Wah aq jua pernah tu bro ketipu T_T, tapi sengaja dibolongin hiks……..
tapi sering juga kok nemu tukang tambal ban yang jujur malah dah jadi temen soalnya seirng kesana buat pinjem2 alat wekekeke
emang susah sekarang kalo mo cari orang jujur , soalnya urusan perut sih wkkkk
tapi salut buat paman tukang tambal ban dan bro fan (soalnya mo ngargain kejujuran si paman wekkeek)
penyu last post >>> Hi again
Untung pulangnya engga pakai motor stum, pasti susah nambalnya ….
ngomong ngomong nambalnya dimana mas….?
Ternyata di dunia ini masih ada yang jujur ya…!
Apa kiranya pura-pura jujur?
Julax last post >>> MUSHALA, BATU, DAN JIHAD
Alhamdulillah lum pernah di boongin ma tukang tambal… mungkin karena “maras” melihat muka imut ku ini kalii yah.. jadi gak tega. wuakakkakakkak… Kejujuran emang susah bgtt sekarang… Tapii..kemaren temenku kan ke Bincau sana, trus telepon2 an di parkiran.. trus ditinggalin… dah 1/2 jam br nyadar hp nya gak ada.. Untungnya di simpen in ma si tukang parkir. Padahal HP nya MAHAL bo…!!, kalo dia ambil jg gak bisa apa2 kan.. Syukurnya..masih ada orang2 jujur…
Sarah Luna last post >>> Helm GM
kasian sekali anda…
wkakakak!
arya last post >>> balada perut orang ganteng
brarti tukang tambah ban ga da yg jujur ya… wakakaka
ruben last post >>> Ribuan dollar dari Domain Parking
Aii… cumi cuma miris hahhahaha
sandi last post >>> Film ‘Kambing Jantan’ tayang Februari 2009
di dunia ini memang masih banyak orang jujur,seperti dalam postingan saya yang berjudul Ternyata Masih Ada
Ivana last post >>> Ternyata Masih Ada (2)
Betul mas saya setuju bahwa kejujuran itu sudah menjadi barang langka pada jaman ini. Untuk saya pribadi didalam kelurga kami sejak kecil ayah saya berkata kalau kita jujur maka pasti akan selalu dipercaya orang. Hal ini terbukti dimana ayah saya masih tetap boleh bekerja hingga umurnya memasuki 74 tahun padahal seharusnya ia sudah pensiun pada saat usia 55 tahun. Namun karena kejujurannya ayah saya tetap boleh bekerja hingga usia 74 tahun dimana ia dipercaya tentang segala sesuatu yang bersifat rahasia tentang perusahaan tersebut dan pemilik perusahaan tersebut tidak mau mengganti ayah saya karena kejujurannya dan dapat memegang rahasia. BTW blog ini sudah saya masukkan kedalam daftar blog do follow di blog saya ya mas. Mohon dicek kembali. Kalau mas tidak berkeberatan mohon supaya blog saya boleh dimasukkan kedalam blogrollnya blog ini mas. Thanks ya dan semoga blog ini semakin ramai pengunjung
Jimmy Kurnia Indradjaya last post >>> High Quality Travel Luggage
masih banyak kok orang2 jujur,,,ketutup aja ma orang2 pembohong laennya…
ehmm tapi alhamdulillah belom perna ketipu ma tukang tambal ban…
hidup kejujuran! ehh apaan seh?!hehee
Mas, menjawab pertanyaan mas untuk mengetahui apakah blog ini sudah do follow atau belum bisa lihat diartkel saya di http://jimmykurniaindradjaya.com/2008/06/06/sekarang-blog-ini-resmi-do-follow/
Jimmy Kurnia Indradjaya last post >>> High Quality Travel Luggage
wah kita semua sama sobat
sudarma last post >>> Membuat Daftar Isi Blog
Masih banyak orang jujur mas….
Oh ya untuk sekedar tips, apabila membeli ban dalam motor mending yang merknya terkenal maksudnya terkenal bagus. Dia sudah punya brain image. Tapi tidak sampai disitu saja, karena ban ini banyak pembajaknya, untuk menghindari ban palsu kita harus tau ciri-cirinya. Salah satu ciri-ciri yang saya ketahui biasanya ban palsu bau karetnya sangat menyengat.
Semoga bermanfaat dan tidak tertipu lagi
cahaya last post >>> Never Give Up
ngomong2 tukang tambal ban mana tuu mas.. boleh tau gk..